Bentuk-bentuk verba (die Formen des Verbes)
• Infinitiv yaitu bentuk dasar dari kata kerja. Artinya bentuknya masih asli (belum diubah). Bentuk ini disebut pula Nennform. Misalnya: arbeiten, lernen, gehen. Pembahasan lebih lanjut dalam sub bab kata kerja (das Verbe).
• Stamm yaitu akar dari verba. Jadi yang dinamakan infinitiv yaitu Akar verba + akhiran – en atau –n atau : Stamm + Endung –en atau –n. Sebagian besar verba dalam bahasa Jerman berakhiran –en hanya beberapa berakhiran –n misalnya verba dengan –er dan –el: klappern – gemetar; schütteln - mengocok. Dan verba-verba sein – adalah; tun – melakukan.
• Präteritum yaitu bentuk “sedang pada masa lampau”. Atau sama seperti dalam bahasa Inggris bentuk Past Tense atau bentuk kata kerja ke II.
Partizip I yaitu “perbuatan yang sedang dilakukan” atau bentuk ini sepadan dalam – “ing-form” dalam bahasa Inggris, yang lazim dikenal dengan “The Present Participle”. Bentuk demikian ini dalam bahasa Jerman disebut dengan Mittelwort der Gegenwart (Kata alat untuk waktu kini). Contoh partizip I: schreib-end (dari infinitiv schreiben - menulis), lieg-end (dari verba liegen – terletak), lächel-nd (dari verba lächeln – tersenyum). Akhiran (Endung) dari Partizip I yaitu - end atau – nd.
• Partizip II yaitu “perbuatan yang sudah selesai dikerjakan” atau bentuk kata kerja ke III, yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan bentuk “The Past Participle”. Bentuk ini disebut pula Mittelwort der Vergangenheit (Kata alat untuk waktu lampau). Contoh Partizip II: ge-schrieb-en, ge-arbeit-et (dari infinitif arbeiten – bekerja), aus-ge-ruht (dari infinitif ausruhen – beristirahat). Akhiran (Endung) ini biasnya: - en atau – et, kadang hanya – t). Fungsi dari Part. II ini adalah sebagai berikut:
1) Yang terpenting fungsi Part II yakni pembentukan waktu lampau (Perfekts) dengan verba bantu haben/sein ataupun pembentukan kalimat pasif (Passivs) dengan werden/sein.
Contoh:
Udo ist eingeschlafen. – Udo sudah tertidur.
Der Backofen wird auf 250 Grad vorgeheizt. (werden – Passiv)
(Oven penggorengan sudah dipanaskan mencapai 250 derajat).
Das Fenster ist geöffnet. (sein – Passiv)
(Jendela sudah dibuka).






0 Kommentare:
Kommentar veröffentlichen