Pemerintahan dan pembagian administrasi
Jerman adalah negara demokrasi parlementer. Pemerintahan sehari-hari dipegang oleh seorang kanselir, yang berperan seperti perdana menteri di negara lain dengan bentuk pemerintahan serupa. Selain Jerman, Austria juga memiliki kanselir. Posisi kanselir diraih secara otomatis oleh kandidat utama partai pemenang pemilihan umum
federal. Terdapat enam partai politik utama di Jerman, dengan tiga yang
terbesar (dua di antaranya membentuk koalisi permanen), yaitu SPD (demokrat sosial, berhaluan kiri progresif) dan CDU/CSU (kristen demokrat/sosialis yang berhaluan kanan konservatif). Partai-partai lainnya adalah FDP (demokrat liberal), Bündnis 90/Die Grüne (kiri hijau), dan Die Linke
(berhaluan kiri, merupakan gabungan dari partai komunis dan pecahan
SPD). Jabatan presiden lebih banyak bersifat seremonial, meskipun ia
dapat menyetujui atau tidak menyetujui beberapa hal penting.
Parlemen dikenal sebagai Bundestag,
yang anggota-anggotanya dipilih. Partai yang memerintah adalah partai
dengan koalisi dominan di dalam parlemen ini. Selain Bundestag terdapat
pula Bundesrat,
yang anggota-anggotanya adalah perwakilan pemerintahan negara-negara
bagian. Bundesrat sering disamakan dengan senat, meskipun pada
kenyataannya memiliki wewenang yang berbeda.
Secara administrasi, Jerman adalah negara federasi (Bundesland) dengan 13 negara bagian (Flächenland; yaitu Baden-Württemberg, freistaat Bayern atau Bavaria, Brandenburg, Hessen, Mecklenburg-Vorpommern, Niedersachsen, Nordrhein-Westfalen, Rheinland-Pfalz, Saarland, Freistaat Sachsen, Sachsen-Anhalt, Schleswig-Holstein, dan Freistaat Thüringen) dan tiga kota setingkat negara bagian (Stadtstaaten atau Stadtländer, yaitu Berlin, Bremen, dan Hamburg). Negara-negara bagian ini dibentuk secara bertahap semenjak berakhirnya Perang Dunia II sebagai penyederhanaan atas garis batas negara bagian peninggalan masa Reich Jerman yang lebih bersifat feodalistik. Negara bagian diperintah oleh seorang perdana menteri (Ministerpräsident)
lengkap dengan kabinetnya. Terdapat pula parlemen tingkat negara
bagian. Setiap negara bagian mengirim wakil-wakil (anggota kabinet,
tidak dipilih langsung) ke Bundesrat.






0 Kommentare:
Kommentar veröffentlichen