Montag, 7. Januar 2013

erempuan dan Laki-Laki dalam Dunia Kerja di Jerman


Perempuan dan Laki-Laki dalam Dunia Kerja

Sama halnya dengan keadaan di negara lain dengan tatanan masyarakat modern, persamaan hak untuk kaum perempuan yang dituntut oleh undang-undang dasar telah mengalami perkembangan cukup jauh. Di bidang pendidikan misalnya, anak perempuan tidak saja dapat mengejar ketertinggalan terhadap anak laki-laki, melainkan malah sudah mendahului mereka. Di antara peserta ujian akhir gimnasium – yaitu sekolah lanjutan taraf tertinggi – terdapat 56 persen perempuan; andil perempuan muda pada jumlah mahasiswa baru di perguruan tinggi mencapai 50 persen. Empat puluh dua persen dari gelar doktor diraih oleh perempuan.

Semakin banyak perempuan mencari nafkah dalam pekerjaan. Sebagai salah satu dampak undang-undang tahun 2008 yang mengatur tunjangan dalam hal perceraian, kegiatan kerja menjadi semakin penting bagi kaum perempuan – memang hampir 70 persen di antara mereka bekerja. Namun sedangkan kebanyakan laki-laki bekerja purnawaktu, perempuan sering bekerja paruh waktu, khususnya mereka yang anaknya belum masuk sekolah. Dalam hal upah dan gaji pun masih tetap ada perbedaan cukup besar antara laki-laki dan perempuan. Tingkat gaji rata-rata dari perempuan yang bekerja purnawaktu hanya senilai 77 persen dari imbalan kerja rata-rata rekan laki-lakinya, dalam kelompok penerima gaji tertinggi bahkan hanya 73 persen. Biarpun perempuan kini semakin sering meraih posisi pimpinan dalam dunia kerja, halangan yang mereka hadapi dalam meniti karier masih cukup besar juga. Contohnya, hampir separuh di antara para mahasiswa, tetapi hanya sepertiga di antara karyawan ilmiah dan 17 persen saja di antara para profesor adalah perempuan.

Salah satu faktor penghalang bagi kenaikan posisi dalam pekerjaan ialah, jaringan tempat asuhan anak balita masih perlu dioptimalkan, dibandingkan dengan keadaan di negara Eropa lainnya. Perubahan yang terjadi dalam hal pembagian kerja rumah tangga antara perempuan dan laki-laki masih relatif kecil juga. Walaupun 80 persen di antara para ayah menyatakan ingin menghabiskan lebih banyak waktu dengan anak-anak mereka, tetapi kaum perempuan, termasuk mereka yang bekerja, menyediakan waktu untuk mengasuh anak dua kali lipat banyaknya. Boleh dikatakan yang memanfaatkan fasilitas cuti asuhan anak hingga kini hanya kaum perempuan saja. Namun sejak berlakunya aturan tunjangan orangtua, (lihat halaman 147) jumlah ayah yang cuti sementara dari tempat kerja untuk mengasuh bayinya meningkat menjadi hampir 16 persen lebih. Akan tetapi mayoritas para ayah tersebut (70 persen) memilih tinggal di rumah selama dua bulan saja.

Dibandingkan dengan penempatan posisi pimpinan di dunia usaha, perempuan sudah lebih mapan di dunia politik. Dalam kedua partai politik besar, SPD dan CDU, hampir setiap ang­gota ketiga atau keempat adalah perempuan. Perkembangan menarik terjadi dalam keanggotaan Bundestag: Pada tahun 1980 hanya delapan persen anggota parlemen adalah perempuan, kini hampir 33 persen. Sejak tahun 2005 Angela Merkel menjadi perempuan pertama yang menjabat Kanselir Federal Jerman.

Bertambahnya Persiapan Pribadi untuk Jaminan Hari Tua

Bertambahnya Persiapan Pribadi untuk Jaminan Hari Tua

Sistem jaminan hari tua pun dirombak secara mendasar. Asuransi purnakarya yang diatur oleh undang-undang tetap menjadi sumber pendapatan utama di hari tua, namun persiapan dana purnakarya oleh perusahaan atau perorangan semakin penting. Dengan adanya asuransi pelengkap “Riester-Rente”, serta “Rürup-Rente” untuk penyandang profesi mandiri, telah tercipta model yang memungkinkan pengumpulan dana purnakarya pribadi yang terjamin oleh modal dan mendapat keringanan pajak. Begitu juga diberi subsidi untuk pemilikan tempat tinggal di masa purnakarya melalui undang-undang khusus. Pembaruan tersebut mencakup pula kenaikan usia masuk masa purnakarya dari 65 menjadi 67 tahun. Mulai tahun 2012 sampai tahun 2035, batas usia itu akan dinaikkan sebanyak satu bulan per tahun.

Orang Lanjut Usia yang Aktif dan Mandiri di Jerman


Orang Lanjut Usia yang Aktif dan Mandiri

Di Jerman, kira-kira setiap orang keempat berusia di atas 60 tahun. Disebabkan oleh angka kelahiran yang sudah lama berting­kat rendah dan oleh usia harapan hidup yang terus meningkat sejajar dengan itu, masyarakat Jerman mempunyai segmen orang lanjut usia terbesar ketiga di dunia setelah Jepang dan Italia.Cara hidup dan gaya hidup mereka pun telah banyak berubah dan mengalami diversifikasi selama beberapa dasawarsa terakhir ini. Mayoritas orang lanjut usia kini tinggal sendiri, terlibat aktif dalam masyarakat, memelihara kontak dengan anak-anak dan keluarga, dan biasanya juga cukup sehat untuk terus menjalankan kehidupan secara mandiri dan mengisi waktu secara aktif. Dari segi keuangan, keadaan generasi tua cukup aman. Setelah reformasi sistem asuransi purnakarya pada tahun 1957, para penerima uang purnakarya lambat laun mencapai partisipasi penuh dalam kesejahteraan umum. Kemiskinan pada usia tua memang belum hilang sama sekali, akan tetapi risiko untuk jatuh miskin lebih kecil dibandingkan pada kelompok usia lainnya.

Kini jarang ada keluarga yang mencakup tiga generasi dan tinggal serumah, namun hubungan emosional antara anak dewasa dan orang tua serta antara kakek-nenek dan cucu seringkali sangat erat. Pemerintah Federal telah melancarkan proyek contoh untuk semakin mempererat dan memperkuat hubungan antargenerasi. Dalam rangka itu kini telah didirikan “rumah multigenerasi” di hampir setiap distrik dan kota besar di Jerman. Di seluruh Jerman terdapat 15.000 orang yang berkegiatan di ke-500 rumah multigenerasi bersubsidi itu yang berfungsi sebagai tempat informasi, jaringan dan rujukan bagi konsultasi keluarga, pemeliharaan kesehatan, penanggulangan krisis dan perencanaan bantuan.

Migrasi dan Integrasi di Jerman


Migrasi dan Integrasi

Jerman adalah negara yang paling padat penduduknya di Uni Eropa. Sekitar 82 juta warga tinggal di wilayah Jerman, seperenam di antaranya di Jerman bagian timur, yaitu di wilayah bekas RDJ. Terutama di kawasan utara dan timur Jerman terdapat daerah yang dihuni minoritas nasional Denmark dan Frisia, orang Sinti dan Roma (gipsi Jerman), serta suku bangsa Sorbia. Mereka masing-masing memiliki budaya, bahasa, sejarah dan identitas sendiri.

Sejak terjadinya boom di era pascaperang pada tahun 1950-an, perekonomian Jerman memerlukan pekerja migran. Sebagian besar pendatang yang dinamakan “pekerja tamu” pada waktu itu telah kembali ke negara-negara asal mereka di Eropa Selatan atau Tenggara, namun tidak sedikit yang menetap di Jerman. Banyak di antara migran Turki yang datang kemudian menetap pula. Lambat laun Jerman berubah dari negara penerima pekerja tamu menjadi negara dengan arus imigrasi terkendali. Kelompok imigran kedua yang besar adalah para transmigran keturunan Jerman yang telah bermukim sejak beberapa generasi di negara-negara bekas Uni Sovyet, di Rumania dan di Polandia. Mereka kembali ke Jerman, dan arusnya bertambah kuat setelah runtuhnya sistem komunis di negara-negara itu.

Tata Nilai dan Kualifikasi Kaum Muda di Jerman


Tata Nilai dan Kualifikasi Kaum Muda

Bagi pemuda-pemudi, kelompok acuan sosial pokok – selain klik-klik anak sebaya yang semakin penting artinya – adalah keluarga. Belum pernah begitu banyak orang muda – hampir separuh jumlah pemuda berumur 24 tahun dan 27 persen dari pemudi sebaya – masih tinggal di rumah orang tua mereka. Hampir semua responden dari kelompok umur 12 sampai 29 tahun meng­aku memiliki hubungan sangat baik dan penuh kepercayaan dengan orang tua mereka.

Salah satu sebab orang muda kini berada lebih lama di lingkungan keluarga adalah semakin banyaknya orang muda yang tinggal semakin lama dalam sistem pendidikan. Tingkat kualifikasi mereka meningkat secara nyata. Secara keseluruhan, 45 persen dari lulusan (kelompok usia 18-20 tahun) berhak masuk perguruan tinggi. Lebih dari dua pertiga di antara mereka mulai berkuliah dalam jangka waktu tiga tahun. Sekitar sepersepuluh meninggalkan sistem pendidikan tanpa merampungkan pendidikan kerja. Kelompok bermasalah terutama meliputi orang muda yang berasal dari lapisan masyarakat berekonomi lemah dan dari keluarga migran.

Pada bagan golongan politik kiri-kanan secara tradisional, posisi generasi muda – seperti biasa – sedikit lebih kiri daripada penduduk seluruhnya. Namun sangat jarang ada yang mengambil pendirian politik yang ekstrem. Sebaliknya terdapat kesediaan yang sangat tinggi untuk aktif sebagai sukarelawan dan dalam kegiatan sosial. Sekitar tiga perempat dari semua orang muda aktif di bidang sosial dan lingkungan hidup. Mereka bekerja secara sukarela untuk orang lanjut usia yang memerlukan bantuan, untuk pelestarian lingkungan dan binatang, untuk orang miskin, migran dan penyandang cacat.

Yang terus meningkat pula ialah jumlah laki-laki dan perempuan muda yang memilih menjalani Masa Karya Sukarela di bidang sosial atau ekologi selama setahun – pada tahun 2009 jumlahnya mencapai 6.720 orang. Terlepas dari itu berlaku wajib militer umum bagi pemuda selama sembilan bulan (kemungkinan besar masa dinas itu akan dipersingkat menjadi enam bulan mulai tahun 2011). Pada tahun 2009 ada 68.000 laki-laki muda yang mulai menjalani masa dinas pokok pada Bundeswehr. Orang yang, berdasarkan alasan hati nurani,  menolak melakukan dinas dengan senjata dan diakui sebagai penolak wajib militer harus melakukan Dinas Sipil selama sembilan bulan. Dinas Sipil itu membuka kemungkinan untuk mencari pengalaman di berbagai lingkungan kerja di bidang sosial dan pelestarian lingkungan. Pada tahun 2009 terdapat 90.500 pemuda yang direkrut untuk Dinas Sipil.

jaminan sosial di Jerman


Jaminan Sosial

Kesejahteraan untuk semua dan keadilan sosial, itulah sasaran yang dituju Ludwig Erhard, Menteri Federal Urusan Ekonomi pada waktu ekonomi pasaran berorientasi sosial diterapkan di Jerman pada akhir tahun 1950-an. Tata ekonomi “model Jerman” menjadi kisah sukses, dan dicontoh banyak negara. Salah satu pilar utama sukses itu ialah sistem jaminan sosial paripurna. Jaringan sosial di Jerman termasuk yang paling rapat di dunia: 26,7 persen pendapatan nasional bruto dipergunakan untuk belanja negara di bidang sosial. Untuk perbandingan, Amerika Serikat menginvestasikan 15,9 persen di bidang itu, negara anggota OECD rata-rata 20,5 persen. Di Jerman, sistem lengkap yang mencakup asuransi kesehatan, purnakarya, kecelakaan, perawatan dan pengangguran melindungi warga terhadap dampak finansial dari risiko yang dapat mengancam eksistensi. Jaringan sosial itu juga meliputi tunjangan yang dibiayai oleh pajak, seperti dana pengimbang untuk keluarga (tunjangan anak, potongan pajak) atau tunjangan yang menutup pe­ngeluaran untuk kebutuhan pokok purnakaryawan atau orang cacat tetap. Menurut pengertian yang berlaku, Jerman adalah negara sosial yang memprioritaskan jaminan sosial bagi semua warganya.

Sistem yang berciri negara kesejahteraan telah dikenal di Jerman sejak zaman industrialisasi. Pada akhir abad ke-19, Kanselir “Reich”, Otto von Bismarck, mengembangkan struktur dasar asuransi sosial yang dikelola oleh negara. Di bawah bimbingannya lahir undang-undang mengenai asuransi kecelakaan kerja dan asuransi kesehatan, serta untuk jaminan terhadap keadaan tidak sang­gup bekerja akibat cacat, dan jaminan hari tua. Ketika itu hanya 10 persen di antara penduduk Jerman mendapat keuntungan dari legislasi di bidang sosial, sekarang hampir 90 persen menikmati perlindungannya. 

fakta mengenai Jerman


Keluarga Sebagai Lembaga Kemasyarakatan Penting

Dalam kehidupan di abad ke-21 pun, yang ditandai oleh individualisasi dan mobilisasi, keluargalah yang tetap mempunyai arti pokok bagi manusia. Keluarga tetap tergolong institusi sosial terpenting. Untuk hampir 90 persen penduduk Jerman, keluarga memegang tempat utama dalam prioritas pribadi. Di kalang­an kaum muda pun, keluarga dihargai tinggi: Dalam kelompok umur 12 sampai 25 tahun, 72 persen berpendapat bahwa ke­luarga diperlukan untuk hidup berbahagia.

Namun anggapan mengenai wujud keluarga, dan juga struktur keluarga itu sendiri telah mengalami perubahan besar berkenaan dengan pergantian sosial. Dahulu dalam keluarga tradisional golongan menengah, pasangan suami-istri yang hidup dalam perkawinan seumur hidup mengasuh beberapa 
anak dengan pembagian peran yang tegas: Sang ayah bekerja untuk mencari nafkah, sang ibu mengurus rumah tangga. Pembagian tugas menurut “model pencari nafkah” ini masih tetap berlaku – misalnya di lapisan bawah masyarakat, di kalangan migran, atau untuk waktu terbatas selama anak-anak masih kecil. Namun model bentuk keluarga itu tidak lagi merupakan cara hidup yang diikuti kebanyakan orang.

Bentuk kehidupan bersama kian beragam. Sekarang orang jauh lebih bebas untuk memilih di antara berbagai bentuk keluarga, atau untuk hidup tanpa keluarga sama sekali. Perkembangan ini untuk sebagian besar terkait dengan persamaan hak dan dengan peran perempuan yang telah berubah: Kini sekitar 65 persen ibu-ibu bekerja, sedangkan keluarga menjadi lebih kecil. Lebih sering terdapat keluarga dengan anak tunggal daripada keluarga dengan tiga anak atau lebih. Yang terbanyak adalah keluarga dengan dua anak. Semakin sering orang hidup tanpa anak, sebagai pasangan atau sendirian. Pada tahun 2008, setiap perempuan kelima dalam kelompok usia 40-44 tahun tidak mempunyai anak.

Masyarakat Jerman – Modern, Majemuk dan Terbuka


Masyarakat Jerman – Modern, Majemuk dan Terbuka


Masyakarat Jerman bersifat modern. Kebanyakan orang memiliki pendidikan yang baik, taraf hidup yang tinggi dalam perbandingan internasional, dan ruang gerak yang cukup luas untuk mengatur kehidupan secara individual. Biar begitu, masyarakat Jerman, sama dengan negara industri besar lainnya, kini menghadapi tantangan mengatasi masalah perkem­bangan demografis, khususnya penuaan masyarakat. Lagi pula dampak pembelahan Jerman di bidang kemasyarakatan belum diatasi sepenuhnya dua puluh tahun setelah terjadinya reunifikasi. Dalam rangka globalisasi, Jerman melangkah juga ke arah masyarakat imigrasi modern dengan kemajemukan etnobudaya yang terus meningkat, sambil menggiatkan upaya untuk mengintegrasikan kaum migran ke dalam mayarakat inti secara wajar. Perubahan sosioekonomis yang berlangsung selama beberapa tahun terakhir ini – dengan dipercepat oleh akibat krisis ekonomi dan keuangan global – telah menimbulkan keadaan penuh risiko sosial dan mengakibatkan kecenderungan diversifikasi masyarakat menurut kondisi hidup di bidang ekonomi. Laporan terakhir Pemerintah Federal mengenai kemiskinan dan kekayaaan mengungkapkan, bahwa setiap warga Jerman keempat diang­gap sebagai miskin atau harus dipelihara dari kemiskinan melalui pemberian negara. Menurut definisi UE, rumah tang­ga termasuk kategori “miskin”, kalau pendapatannya berjumlah kurang dari 60 persen pendapatan menengah. Untuk orang lajang, pendapatan menengah kini berjumlah sekitar 780 Ero per bulan.


Sonntag, 6. Januar 2013

sarapan khas Bayern di Jerman




 aktivitas makanan 
 


 
Sajian masakan orang Jerman terbagi atas 2 sampai 7 bagian.[1] Umumnya terdiri atas makanan pembuka atau appetizer (Vorspeise), sup (Suppe), makanan utama (Hauptspeise) dengan satu atau dua lauk yang disajikan mentah atau dimasak (Beilagen).[1] Makanan ringan setelah makan utama dinamakan Nachpeise.[1] Minumannya adalah bir, anggur, atau Sekt (jenis sampanye). Selain itu, orang muda atau tua juga suka Radler (bir yang dicampur dengan jus lemon atau apel) atau Limo (air manis yang dicampur dengan sari lemon).[1]
Orang Jerman biasanya makan makanan utama saat makan siang dengan lauk daging sapi muda, daging babi, daging sapi, atau daging ayam dengan sayur-mayur seperti bit gula, wortel, kentang, bawang dan lobak.[3] Sarapan biasanya terdiri dari roll dan selai dengan minuman kopi atau susu.[3] Makan malam biasanya menyajikan masakan ringan seperti roti, keju dan sosis dengan minuman bir atau anggur.[3] Anggur dan bir Jerman dikenal berkualitas tinggi.[3]

Makanan bergaya Jerman.

 

Masakan Jerman (bahasa Jerman: Deutsche Küche) bervariasi dari wilayah ke wilayah. Wilayah Bayern dan Swabia memiliki tradisi kuliner yang serupa dengan tetangga mereka di selatan, Swiss dan Austria. Babi, sapi dan unggas adalah daging utama yang dikonsumsi di Jerman. Di antara unggas, ayam adalah yang paling umum, meskipun bebek, angsa dan kalkun juga dimakan.
Masakan Jerman memiliki banyak ragam asli telah beradaptasi bersama tren kesehatan moderen dan citarasa kaum imigran.Masakan Jerman dikenal akan produk susu, keju, sosis (Wurst), kue-kue, pangsit serta berbagai jenis produk minuman bir, anggur, minuman distilasi seperti Hacker-Pschorr dan Lowenbrau (bir), Asbach Uralt (brandy), Joseph Freiderich (anggur), dan Fuerst Metternich Sekt (sampanye).[1][2][3] Variasi masakan moderen Jerman (neue Küche) juga dipengaruhi oleh masakan asing. Orang-orang dari Turki dan Italia yang datang sebagai imigran, menambah rasa dan ragam kuliner Jerman dengan masakan khas negara mereka masing-masing.
Banyak jenis masakan Jerman diciptakan sejak ratusan tahun lalu untuk mencegah bahan makanan membusuk. Contohnya adalah Sauerkraut, yang dibuat dari kol yang difermentasikan. Untuk mengawetkan daging, orang Jerman merendamnya dalam cuka dan rempah-rempah, seperti Sauerbraten.

perayakan Oktoberfest di Jerman.

Belum Terlambat Untuk Rayakan Oktoberfest Di Jerman. 
 
Belum Terlambat Untuk Rayakan Oktoberfest Di Jerman.
 
Dari perayaan pernikahan kerajaan, Oktoberfest kini menjadi sebuah budaya dan tradisi warga Jerman yang selalu diisi dengan pesta makanan dan minuman khas Jerman, ditambah iringan musik tradisional Jerman. Oktoberfest selalu diadakan di akhir bulan September hingga akhir Oktober dan untuk menambah kemeriahan acara, para warga lebih memilih merayakan diruang terbuka dibanding harus didalam ruangan
Oktoberfest merupakan sebuah perayaan yang selalu rutin diadakan tiap tahun di Jerman dan kini berkembang dengan dirayakan pula di negara-negara lain. Tradisi Oktoberfest berawal dari 200 tahun silam dan merupakan acara pernikahan kerajaan di Jerman yang kemudian dirayakan bersama rakyatnya.

Ternyata dari perayaan pernikahan kerajaan, Oktoberfest kini menjadi sebuah budaya dan tradisi warga Jerman yang selalu diisi dengan pesta makanan dan minuman khas Jerman, ditambah iringan musik tradisional Jerman. Oktoberfest selalu diadakan di akhir bulan September hingga akhir Oktober dan untuk menambah kemeriahan acara, para warga lebih memilih merayakan diruang terbuka dibanding harus didalam ruangan.

Kemeriahan Oktoberfest pun diakui oleh Miss Universe German, Kristiana Rohder. Bahkan saking antusiasnya dia sampai mengungkapkan bahwa dimanapun acaranya, tetap Jerman adalah tempat yang paling sempurna untuk merayakan Oktoberfest.
“Oktoberfest di Jerman sangat luar biasa karena dirayakan hampir 7 juta warga Jerman dirayakan dalam ruang terbuka dan mereka semua berpesta,” ungkap Lulusan Bisnis International 2008 di Melbourne, Australia ini.
Melihat unik dan menarikanya perayaan Oktoberfest ini di Jerman, maskapai penerbangan terbesar Jerman, Lufthansa memberikan penawaran special bagi warga Indonesia yang ingin merayakan Oktoberfest langsung di Jerman. Untuk ke Jerman, Lufthansa melakukan direct flight dari Jakarta ke Munich, Jerman dari tanggal 31 Oktober via Singapura dengan penawaran harga tiket special mulai dari USD 951.

Selain itu, Lufthansa pun ingin memperkenalkan pesawat New Airbus A340-300 yang akan melayani perjalanan dari Jakarta menuju Munich, Jerman via Singapura. 

Tradisi Pernikahan Jerman

Tradisi Pernikahan Jerman          




alt
Bangsa Jerman adalah sebuah bangsa yang mau bekerja keras, berpikir realistis, memandang penting hal praktis dan bangsa yang tidak suka membual, kelebihan-kelebihan tersebut juga terefleksikan dengan gamblang dari adat istiadat pernikahan mereka.

Jejaka meminang sang kekasih—menggotong sebatang pohon White Oak

Dalam memilih pasangannya orang Jerman memiliki cara unik. Sebagai contoh di daerah Bonn, apabila jejaka menaruh hati pada seorang gadis, maka pada tanggal 30 April atau 1 Mei meletakkan sebatang pohon White Oak  di depan rumah si gadis. Jikalau sang gadis merasa tertarik dengan pemuda itu, dia akan meletakkannya di dalam ruang tamu rumahnya.
Si pemuda setelah mengetahuinya, dengan segera menghadiahi sebuah cincin permata, sang gadis menerima cincin tersebut dan mencium mesra si jejaka, untuk menyatakan rasa terima kasihnya dan menerima cintanya.
Ketika kedua belah pihak merasa cocok satu sama lain dan merasa tak dapat dipisahkan satu sama lain, maka mereka saling menghadiahi sebuah cincin perak sebagai pertanda pertunangan. Sewaktu melangsungkan pesta pernikahan, kedua pihak saling memberi cincin emas, menandakan cinta kasih mereka murni bagai emas untuk selamanya. 
Di arah barat laut kota Berlin terdapat sebuah kota kecil bernama Hirschberg, karena seluruh penduduk menggandrungi kompetisi catur, mendapat julukan sebagai “Kota Catur”. Di tempat tersebut, bagi yang pandai dalam bermain catur, sangat dihormati orang. Para pemuda jika mau mendapatkan rasa cinta dari seorang gadis, mereka berupaya dengan tekun mempelajari seni catur dengan harapan akan memperoleh perhatian dari sang gadis.
Jika seorang jejaka hendak menyatakan cinta kepada seseorang, maka dikirimnya surat kepada gadis tersebut, berharap bisa diberi peluang bertanding catur dengan ayah si gadis. Jikalau sang gadis bereaksi positif terhadap si pemuda, disepakatilah waktu bagi si pemuda untuk bertandang ke rumahnya.
Pada saat si jejaka bertanding dengan calon mertua, si gadis dengan seluruh keluarganya pada menyaksikan dari samping.  Si jejaka mengeluarkan seluruh jurus keterampilannya dan calon mertua menghadapinya dengan serius. Setelah melalui beberapa petarungan, akhirnya si jejaka yang menang, si calon mertua selain tidak marah, malah mengucapkan selamat. Maka sang jejaka akan menerima pelayanan istimewa dari seluruh anggota keluarga, urusan percintaan pun dengan demikian juga berhasil dengan sukses.

facebook

Facebook.svg
URL facebook.com
Jenis situs Layanan jejaring sosial
Pendaftaran Perlu
Bahasa Multibahasa (70)
Pengguna 1 miliar (aktif Oktober 2012)
Ditulis dalam C++ dan PHP[2]
Pemilik Facebook, Inc.
Dibuat oleh
Diluncurkan 4 Februari 2004
Pendapatan $ 3,71 miliar (2011)
Peringkat Alexa 2 (November 2012)
Status saat ini Aktif
Facebook adalah sebuah layanan jejaring sosial yang diluncurkan pada bulan Februari 2004, dimiliki dan dioperasikan oleh Facebook, Inc. Pada September 2012, Facebook memiliki lebih dari satu miliar pengguna aktif, lebih dari separuhnya menggunakan telepon genggam. Pengguna harus mendaftar sebelum dapat menggunakan situs ini. Setelah itu, pengguna dapat membuat profil pribadi, menambahkan pengguna lain sebagai teman, dan bertukar pesan, termasuk pemberitahuan otomatis ketika mereka memperbarui profilnya. Selain itu, pengguna dapat bergabung dengan grup pengguna dengan ketertarikan yang sama, diurutkan berdasarkan tempat kerja, sekolah atau perguruan tinggi, atau ciri khas lainnya, dan mengelompokkan teman-teman mereka ke dalam daftar seperti "Rekan Kerja" atau "Teman Dekat".
Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg bersama teman sekamarnya dan sesama mahasiswa Universitas Harvard, Eduardo Saverin, Andrew McCollum, Dustin Moskovitz dan Chris Hughes. Keanggotaan situs web ini awalnya terbatas untuk mahasiswa Harvard saja, kemudian diperluas ke perguruan lain di Boston, Ivy League, dan Universitas Stanford. Situs ini secara perlahan membuka diri kepada mahasiswa di universitas lain sebelum dibuka untuk siswa sekolah menengah atas, dan akhirnya untuk setiap orang yang berusia minimal 13 tahun. Meski begitu, menurut survei Consumer Reports bulan Mei 2011, ada 7,5 juta anak di bawah usia 13 tahun yang memiliki akun Facebook dan 5 juta lainnya di bawah 10 tahun, sehingga melanggar persyaratan layanan situs ini.
Studi Compete.com bulan Januari 2009 menempatkan Facebook sebagai layanan jejaring sosial yang paling banyak digunakan menurut jumlah pengguna aktif bulanan di seluruh dunia.Entertainment Weekly menempatkannya di daftar "terbaik" akhir dasawarsa dengan komentar, "Bagaimana caranya kita menguntit mantan kekasih kita, mengingat ulang tahun rekan kerja kita, mengganggu teman kita, dan bermain Schrabolous sebelum Facebook diciptakan?"Quantcast memperkirakan Facebook memiliki 138,9 juta pengunjung bulanan di AS pada Mei 2011. Menurut Social Media Today pada April 2010, sekitar 41,6% penduduk Amerika Serikat memiliki akun Facebook.Meski begitu, pertumbuhan pasar Facebook mulai turun di sejumlah wilayah dengan hilangnya 7 juta pengguna aktif di Amerika Serikat dan Kanada pada Mei 2011.
Nama layanan ini berasal dari nama bukuyang diberikan kepada mahasiswa pada tahun akademik pertama oleh beberapa pihak administrasi universitas di Amerika Serikat dengan tujuan membantu mahasiswa mengenal satu sama lain. Facebook memungkinkan setiap orang berusia minimal 13 tahun menjadi pengguna terdaftar di situs ini.

Mittwoch, 2. Januar 2013

tugas pak muddin

der verbrecher
im eilzug nach Augsburg werden die Fahrkarte kontrolliert. Ein herr sucht aufgeregt in allen Taschen nach seiner Fahrkarte, endlich findet er sie und sagt: "Gott sei Dank; da hatte ich schone unannemhlichkeiten gehabt!"-"Das ist nicht so schlimm". meint der andere herr. "ich bin schon mehr als zwanzigmal ohne Fahrkarte nach Ausburg gefahren!".
der schaffner hat dies gehort, schaut sich den herrn genau an und meldet den vorgang nach ausburg, als der zug dort einlauft, stehen zwei polizeibeamte am bahnhof; der mann wird verhaftet undabgefuhrt. strenges Verhor;
"Sie haben behauptet, mehr als zwanzigmal ohne Fahrkarte nach Ausburg gefahren zu sein. Stimmt das?"
"jawohl!"
"Sie wussten, dass dies eine strafbare Handlung ist?"
"Nein, das haben ich nicht gewusst!"
"So, so, das haben Sie nicht gewusst. Das richter wird ihnen das schon erklaren.
pidana
kereta ekspres ke Augsburg di tiket harus dikontrol. Seorang pria terlihat bersemangat dalam semua sakunya untuk tiket, ia akhirnya menemukan dia dan berkata, "Terima kasih Tuhan, karena saya punya unannemhlichkeiten indah telah" - ". Ini Itu tidak terlalu buruk" kata pria lainnya. "Saya sudah lebih dari dua puluh kali tanpa tiket pergi ke Ausburg".
Schaffner telah mendengar hal ini, adalah Tuhan melihat mereka dan melaporkan proses dengan Ausburg, sebagai kereta ada einlauft, polisi Dua di stasiun, pria itu ditangkap undabgefuhrt. cornification parah;
"Mereka mengaku lebih dari dua puluh kali pergi tanpa tiket setelah Ausburg Apakah itu benar?."
"Ya!"
"Mereka tahu bahwa ini adalah tindak pidana?"
"Tidak, aku tidak tahu!"
"Wah, wah, kau tidak tahu. Hakim akan membuat mereka bahkan menjelaskan.

Lagu Bahasa Jerman

David Guetta feat. Usher – Without You

Kann nicht gewinnen, halt’s nicht mehr aus
I can’t win, I can’t wait
Gewinne dieses Spiel niemals, ohne dich, ohne dich!
I will never win this game, Without you, without you
Ich bin verlor’n, total nutzlos,
I am lost, I am vain,
ich wäre niemals wieder ich, ohne dich, ohne dich!
I will never be the same, Without you, without you
Ich will nicht renn’, ich flieg nicht weg,
I won’t run, I won’t fly
ich schaffe niemals meinen Weg, ohne dich, ohne dich!
I will never make it past, Without you, without you
Ich hör’ nicht auf, ich kämpfe nicht,
I can’t rest, I can’t fight
was ich brauch bist du und ich, ohne dich, ohne dich!
All I need is you and I, Without you.. Withoooooout you
Oh oh oh!

REFRAIN

Ohne dich, ohne dich, ohne dich, ohne… dich!
Ohne dich, ohne dich, ohne dich, ohne… dich!
You! You! You! You! Withoooooout
You! You! You! You! Withoooooout you
STROPHE
Es geht nicht zurück, so trag ich die Schuld,
Can’t erase, so I’ll take blame
Und ohne dich, bin ich nicht stark, ohne dich, ohne dich!
But I can’t accept that we were strange
Without you, without you
Ich kann nicht geh’n, das wär’ so falsch,
I can’t quit now, this can’t be right
die letzte Nacht war ohne Schlaf, ohne dich, ohne dich!
I can’t take one more sleep last night, Without you, without you
Ich schluchze nicht, ich weine nicht,
I won’t sob, I won’t cry
bis du nicht hier, dann lebe ich, ohne dich, ohne dich!
If you’re not here, I’m living life Without you, without you
Ich kann nicht’s sehen, ich bin blind,
I can’t look, I’m so blind
verlor mein Herz und mein’ Verstand, ohne dich, ohne dich!
Oh oh oh!
Lost my heart, I lost my mind.. Without you

REFRAIN

Ohne dich, ohne dich, ohne dich, ohne… dich!
Ohne dich, ohne dich, ohne dich, ohne… dich!
Withoooooout you
You! You! You! You!
Withoooooout
You! You! You! You!
Withoooooout you
Ich bin verlor’n, total nutzlos,
I am lost, I am vain,
ich wäre niemals wieder ich, ohne dich, ohne dich!
I will never be the same.. Without you, without you
Ohne dich, ohne dich, ohne dich, ohne… dich!
Without you ..

 

Bahasa di Jerman

Bahasa

Bahasa resmi adalah bahasa Jerman. Bentuk bakunya dikenal sebagai bahasa Jerman Baku (Hochdeutsch atau Standarddeutsch) . Pembaku bahasa ini adalah Martin Luther pada abad ke-16, sehingga ia dikenal pula sebagai "Bapak Bahasa Jerman". Bahasa Jerman Baku dipelajari di sekolah sehingga semua orang Jerman praktis menguasainya. Bahasa ini juga dipakai di Austria, Swiss, Luksemburg, dan Liechstenstein sebagai bahasa pengantar resmi sehingga penduduk negara-negara ini dapat saling berkomunikasi dengan baik satu sama lainnya. Bahasa Jerman merupakan bahasa yang paling indah didengar di seluruh Eropa.
Selain itu, dituturkan pula berbagai dialek lokal; yang terpenting di antaranya adalah dialek Bavaria, Alemania (dituturkan di Baden, Swabia, dan berbagai tempat di Swiss), Koeln, Berlin-Brandenburg, serta dialek Saksen. Keberadaan dialek lokal ini semakin terdesak oleh penggunaan bahasa baku atau varian tidak baku (kolokial atau Umgangsprache). Bahasa Sachsen Hilir atau Plattdeutsch, yang dituturkan di bagian barat laut, sekarang dianggap sebagai bahasa tersendiri dan merupakan varian dari bahasa Jerman Hilir. Di bagian sudut timur negara bagian Sachsen terdapat komunitas berbahasa Sorbia yang bukan bahasa Germanik melainkan Slavik. Bahasa minoritas lain adalah bahasa Denmark yang dituturkan di bagian perbatasan dengan Denmark, bahasa Frisia di perbatasan utara dengan Belanda, bahasa Turki sebagai bahasa imigran dari Turki, bahasa Rusia yang dibawa oleh imigran dari kaum Jerman Etnik dari Rusia, dan beberapa bahasa kaum imigran minoritas lainnya (Italia, Vietnam, Arab, dan negara-negara Balkan).

Agama di Jerman

Agama

Martin Luther, Bapak Reformasi Jerman dan pembaharu bahasa Jerman, 1529.
Jerman adalah tempat kelahiran Reformasi yang dimulai oleh Martin Luther pada awal abad ke-16. Sekarang ini, Protestan (terutama di utara dan timur) terdiri dari 33% populasi dan Katolik (terutama di selatan dan barat) juga 33%. Keseluruhan terdapat sekitar 55 juta orang beragama Kristen. Kebanyakan Protestan Jerman merupakan anggota dari Gereja Evangelikal Jerman. Gereja Bebas ada dalam kota besar maupun kecil. Paus Katolik Roma sekarang ini adalah orang Jerman, Paus Benediktus XVI.
Selain itu ada beberapa ratus ribu pemeluk Ortodoks (terutama Yunani dan Serbia), 400.000 anggota Gereja Kerasulan Baru, lebih dari 150.000 anggota Saksi Yehuwa, dan beberapa grup kecil lainnya.
Di wilayah bekas Jerman Timur, kehidupan keagamaan kurang berkembang dibandingkan dengan di eks-Jerman Barat akibat rezim komunis yang memerintah sebelumnya kurang memberi perhatian pada kehidupan keagamaan. Sekitar 30% dari populasi Jerman mengakui tidak memiliki agama. Di Timur angka ini dapat lebih tinggi.
Gereja dan negara terpisah, tetapi ada kerja sama di banyak bidang, terutama dalam bidang sosial, Gereja dan komunitas keagamaan, bila mereka besar, stabil dan setia kepada konstitusi, dapat mendapat status khusus dari negara sebagai "perusahaan di bawah hukum publik" yang mengizinkan Gereja untuk memungut pajak dari anggota yang disebut Kirchensteuer (pajak gereja). Pendapatan ini dikumpulkan oleh negara sebagai pengganti biaya koleksi. Agama terbesar kedua adalah Islam dengan 3,8-4.300.000 pengikut diperkirakan (4,6% menjadi 5,2%), [132] diikuti oleh Buddhisme dengan 250.000 dan Yudaisme dengan sekitar 200.000 pengikut (0,3%); Hindu memiliki beberapa pengikut 90.000 (0,1%) . Semua komunitas agama lain di Jerman memiliki kurang dari 50.000 pengikut [133] Dari sekitar 4 juta Muslim, kebanyakan Sunni dan Alevites dari Turki, tetapi ada sejumlah kecil Syiah dan denominasi lainnya.. [132] Jerman Eropa ketiga Yahudi terbesar populasi (setelah Perancis dan Britania Raya) [134] Sekitar. 50% dari umat Buddha di Jerman adalah imigran Asia. [135] Jerman tanpa kepatuhan agama menyatakan membentuk 34,1% dari populasi, terutama di Timur bekas Jerman dan wilayah metropolitan utama

Etnis di Jerman

Etnis

Jerman adalah negara-bangsa untuk orang Jerman. Rasa satu bangsa tumbuh pada abad ke-19 setelah banyak pihak merasa bahwa orang Jerman terpecah-belah akibat Perang Napoleon. Sebelum munculnya rasa kebangsaan tersebut, orang Jerman dibedakan dari satuan-satuan politik utama yang menyusun negara ini atau perbedaan dialek, seperti etnik Bayern, Swabia, Baden, Sachsen, Köln, dan sebagainya. Isu etnisitas ini kadang-kadang masih muncul dalam isu-isu tertentu di Jerman moderen, misalnya pertandingan antarklub dalam Bundesliga atau, yang agak lebih serius, dalam penempatan suatu pusat industri penting.
Secara legal, orang Jerman adalah mereka yang berkewarganegaraan Jerman. Dengan batasan ini, terdapat etnik-etnis asli minoritas dan etnis-etnis minoritas pendatang (imigran). Etnis minoritas asli mencakup etnik Denmark di utara, etnik Frisia di barat laut, serta etnik Sorbia dan Kashubia di beberapa tempat di Jerman timur laut.

Demografi di Jerman

Demografi

Hamburg adalah kota kedua terbesar di Jerman. Foto ini memperlihatkan pusat kota Hamburg sebelum Perang Dunia I.
Jerman memiliki banyak kota besar, beberapa di antaranya telah berusia lebih dari dua ribu tahun. Namun demikian hanya tiga kota yang memiliki penduduk lebih dari satu juta orang: Berlin dengan 3,4 juta orang, Hamburg (1,8 juta), dan München (1,4 juta). Konsentrasi penduduk tertinggi terletak di wilayah cekungan Ruhr (Ruhrgebiet atau Ruhrbecken, diambil dari nama sungai yang mengalir di sana) di negara bagian Nordrhein Westfalen, yang dihuni sekitar 20 juta orang dan menjadi salah satu kawasan megapolitan terbanyak penduduknya di dunia. Kawasan ini menghimpun kota-kota seperti Bochum, Dortmund, Duisburg, Essen, dan Gelsenkirchen, sehingga praktis orang tidak melihat batas di antara kota-kota tersebut. Kota besar dan penting lainnya adalah Bremen, Duesseldorf, Frankfurt am Main, Hannover, Karlsruhe, Koeln, Nuernberg, dan Stuttgart.

Penduduk di Jerman

Penduduk

Dengan total penduduk sekitar 81,7 juta orang (2009), Jerman adalah negara ke-15 terbanyak penduduknya di dunia. Sejak 2003 total penduduk Jerman berkurang secara lambat meskipun negara ini masih menerima imigran.Keengganan keluarga Jerman untuk memiliki anak dan naiknya angka kematian menjadi sebab yang sering ditunjuk untuk keadaan ini.

Sejarah Jerman

Sejarah

Sejarah Jerman sebagai suatu negara-bangsa dimulai semenjak terbentuknya Konfederasi Jerman pada tahun 1915 yang dimotori oleh Kerajaan Prusia. Namun demikian, penghunian wilayah tepian timur Sungai Rhein, yang sekarang menjadi lokasi sebagian besar negara Jerman, telah berlangsung sejak masa prasejarah, jauh hingga ke Zaman Batu Tua (Paleolitikum). Di tempat-tempat dekat aliran beberapa sungai besar yang berbukit-bukit (misalnya Rhein dan Sungai Neckar) sejak ratusan ribu tahun sudah menjadi tempat bermukim beraneka ragam masyarakat. Fosil Homo heidelbergensis dan Homo neanderthalensis ditemukan di tempat semacam ini. Pada periode yang lebih modern ditemukan peninggalan dari manusia Cro-Magnon dari Zaman Es terakhir. Peninggalan-peninggalan peradaban Zaman Batu Baru (Neolitikum) dan Zaman Perundagian (baik Zaman Perunggu dan Zaman Besi) juga ditemukan di banyak tempat.
Penyebaran beberapa puak Germanik penting dalam kurun 400 tahun di era Kekaisaran Romawi.
Karena wilayahnya yang subur, berbagai suku pendatang menghuni wilayah ini. Peninggalan peradaban pertama berasal dari masyarakat Kelt dari masa milenium terakhir sebelum era modern (Masehi) yang datang dari timur. Orang-orang Slavia juga menghuni bagian timur (sekitar Sungai Elba). Kemudian datang kaum Germanik dari utara yang menghuni wilayah yang sama dan perlahan-lahan mendesak kaum Kelt ke arah barat menuju Perancis dan Inggris meskipun perkawinan campur di antara kedua kelompok berbeda bahasa ini diperkirakan luas terjadi. Ketika orang Romawi mulai berekspansi ke utara pada abad terakhir sebelum Masehi muncullah catatan-catatan tertulis mengenai wilayah ini.

Nama-nama Jerman

Nama-nama Jerman

Karena letaknya yang berada di tengah-tengah Eropa dan sejarah panjangnya sebagai puak-puak yang berbeda sebelum akhirnya bersatu, Jerman memiliki banyak nama sebutan.
Nama "Jerman" yang dipakai dalam bahasa Melayu diambil dari nama bahasa Inggris German yang berarti "orang Jerman" atau bahasa Jerman. Nama negara ini dalam bahasa Inggris, Germany, berasal dari nama Latin yang digunakan oleh orang-orang Romawi untuk wilayah di sekitar Sungai Rhein, yaitu Germania sejak abad ke-3 SM. Tidak jelas etimologinya, tetapi ada kemungkinan orang Romawi mengadopsi dari sebutan orang Kelt di Galia untuk masyarakat di sana yang berarti "tetangga".
Allemania (dengan variasinya, dipakai misalnya dalam bahasa Perancis, Spanyol, dan Arab), Saksa (dipakai dalam bahasa Finlandia), juga Deutsch (dengan variasinya, dipakai misalnya dalam bahasa Jerman, Swedia, dan Belanda), dan Niemcy (bahasa Polandia dan variasinya di beberapa tetangganya) mengacu pada puak-puak bangsa Germanik yang berbeda-beda, sekaligus menunjukkan beragamnya asal-usul orang Jerman. Deutsch (baca /doitʃ/) berasal dari kata Jerman Hulu Kuna diutisc; terdapat pula satu puak Germanik di yang tinggal di bagian utara (Semenanjung Jutland) yang bernama Teutoni. Allemani adalah puak yang tinggal di bagian selatan. Sakson (Sachsen) adalah puak yang pernah tinggal di bagian hilir Jerman sekarang; keturunannya menyebar pula ke Belanda dan Inggris. Puak Nemeti pernah menghuni wilayah yang sekarang dikenal sebagai Alsace.